Calon presiden (capres) yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan angkat bicara terkait polemik Kampung Susun Bayam di Jakarta International Stadium (JIS) yang belum bisa ditempati warga. Anies mengaku tidak akan ikut campur soal kebijakan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
"Ojo, ora cawe-cawe (ikut campur)," ujar Anies.
Anies terlihat tak ada kepedulian dan rasa simpati terhadap nasib warga Kampung Bayam. Padahal mereka terlantar akibat termakan dengan janji manies Anies yang sampai saat ini belum ditepati.
Diketahui, nasib eks warga Kampung Bayam masih terkatung-katung lantaran belum bisa menghuni Kampung Susun Bayam. Warga tidak bisa menempati Kampung Susun Bayam karena harga sewa yang tinggi, yakni Rp1,5 juta per bulan.
Alhasil warga malah menggelar tenda di area JIS. Pemprov DKI Jakarta era Heru Budi sudah memberikan sousi dan menawarkan kepada warga Kampung Bayam untuk menempati Rusunawa Nagrak.
“Sudah kita siapkan di Rusunawa Nagrak, silakan,” ujar Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta Retno Sulistiyaningrum di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (11/7/2023).
Pemprov DKI kini menyerahkan keputusan kepada warga Kampung Bayam untuk pindah atau tidak ke Rusunawa Nagrak. “Terserah mau kapan, pokoknya unitnya sudah siap, tinggal warganya kapan mau pindah,” tandasnya.
0 Komentar