Setelah Normalisasi Penjegalan, Kebusukan Anies Waktu Pilkada DKI 2017 Terbongkar !

  


Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengungkapkan kotornya bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan di Pilkada DKI 2017 usai yang bersangkutan tampak menormalisasi penjegalan dalam politik.

Menurut Jhon, anggapan Anies Baswedan bahwa penjegalan dalam politik normal merupakan pengakuan bahwa dirinya pernah menjegal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI 2017.

"Menormalisasi PENJEGALAN sebetulnya adalah pengakuan atas pengalaman dirinya pernah MENJEGAL AHOK di Pilkada 2017 DKI," ujarnya di Twitter pribadinya, Rabu (16/8).

Jhon mengatakan ketika Pilkada DKI 2017 Ahok dijegal dengan cara licik dengan intimidasi kelompok radikal, bahkan menurutnya Anies menikmati situasi politik yang merugikan lawannya.

"Ahok kala itu DIJEGAL dengan cara LICIK, mengizinkan kelompok RADIKAL untuk MENGINTIMIDASI pemilih lawan politiknya. Dia menikmati kotornya lumpur politik kala itu," bebernya.

Sebelumnya,  Anies Baswedan angkat bicara soal isu penjegalan dirinya sebagai calon presiden 2024. Kemungkinan itu bisa saja terjadi.  Namun, menurutnya penjegalan itu adalah hal yang biasa dalam perpolitikan. Ia sendiri tak bisa menahan jika ada pihak yang ingin menjegalnya maju di Pilpres 2024.

"Kalau bagi saya di dalam proses politik itu normal ada yang berusaha untuk memangkas, ada yang berusaha untuk menghentikan," ujar Anies.


Posting Komentar

0 Komentar