Kadrun Dulu Dengan Pongahnya Yakin PAN-Golkar Dukung Anies, Taunya Malah Dukung Prabowo

  


Pegiat sosial media Yusuf Muhammad mengklaim Anies Baswedan terancam gagal maju pada Pilpres 2024 mendatang. Eks Gubernur DKI Jakarta itu diprediksi batal nyapres lantaran partai koalisi yang mengusung dirinya terancam bubar di tengah jalan, itu disebabkan elektabilitas Anies terus-terusan nyungsep dan konsisten berada di urutan paling buncit.

Anies kalah jauh dari cua capres lain yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo yang selalu gantian menempati posisi pertama di berbagai survei nasional.

Tanda-tanda lain yang menunjukan gagalnya langkah Anies menuju pentas Pilpres kali ini adalah penolakan dari berbagai partai politik untuk mendukung dirinya. Adapun salah satu parpol yang sudah terang-terangan menyatakan ogah mendukung Anies adalah Partai Amanat Nasional (PAN).

“Wah pernyataan PAN ini bikin pendukung @aniesbaswedan semakin putus asa. Elektabilitas sudah nyungsep malah diginiin. Sepertinya pemilu 2024 akan diikuti tanpa bapak politik identitas,” kata Yusuf Muhammad dalam sebuah cuitan di akun twitternya.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini  Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan, pihaknya bersikap sama dengan Partai Golkar terkait peluang mendukung bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Ia mengungkapkan, PAN telah menutup pintu untuk mendukung Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Sama (dengan Golkar), kan dari awal saya mengatakan bahwa PAN akan berkoalisi dengan partai pemerintah,” kata Viva.


Posting Komentar

0 Komentar