Belum lama ini Anies sempat mengkritik soal kesenjangan di Indonesia yang sangat besar. Namun tahukah anda ? Selama lima tahun memimpin Jakarta, Anies Baswedan pernah berjanji untuk mengentaskan kesenjangan di DKI Jakarta.
Namun, Bagaimana realisasi janji Anies tersebut? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persoalan kesenjangan yang diukur melalui rasio gini di Jakarta belum terlihat berkurang. Justru, rasio gini di Jakarta pada akhir masa kepemimpinan Anies lebih tinggi dibandingkan sebelum dirinya menjabat.
Tercatat rasio gini di Jakarta sebesar 0,423 poin pada Maret 2022. Angkanya lebih tinggi dibandingkan pada September 2017 yang sebesar 0,409 poin. Melihat trennya, rasio gini di Jakarta sempat berangsur menurun menjadi sebesar 0,39 poin pada Maret 2019.
Namun, rasio gini di Jakarta terus mengalami kenaikan setelahnya. Lonjakan rasio gini di Jakarta terjadi setelah pandemi Covid-19 melanda. Hal itu seiring dengan meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan di ibu kota. Rasio gini di Jakarta pun mencapai level tertingginya pada Maret 2022.
Kritikan Anies ini pun sebenarnya tak pantas ia lontarkan, pasalnya ia berbicara tak berdasarkan data. Selain itu, sebelum mengkritik alangkah eloknya Anies mengingat dulu apa yang dia lakukan selama menjabat gubernur. Data diatas menunjukkan bahwa ia tak mampu untuk mengentaskan kesenjangan di DKI Jakarta.
0 Komentar