Kebijakan Gubernur Jawa Tegah Ganjar Pranowo dalam menangkal radikalisme dan mencegah terorisme diapresiasi. Ganjar disebut punya sikap tegas dan tak akan memberi ruang kepada paham radikalisme yang bisa memecah belah NKRI dan Pancasila.
Ketua Usbat Ganjar Kabupaten Deli Serdang, Ahmad Thalha mengatakan, sejumlah langkah konkret yang diterapkan Ganjar antara lain melalui bidang pendidikan; menerapkan sistem kurikulum anti radikalisme dan intoleransi di berbagai jenjang pendidikan, dan mendorong munculnya pondok pesantren pelopor antiradikalisme.
Kemudian, di ruang lingkup masyarakat, hampir seluruh program kemasyarakatan yang Ganjar keluarkan menggunakan basis gotong royong; Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), satu OPD satu desa, bantuan modal dan pengembangan usaha. Dengan cara itu, Ganjar secara langsung mengajak masyarakat untuk mengamalkan Pancasila sekaligus jadi benteng di level terbawah.
"Bapak Ganjar Pranowo merupakan pemimpin yang merangkul para ulama, habib, santri-santri, untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme diterapkan di Indonesia. Ganjar berkeyakinan semua komponen Bangsa dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan melalui moderasi beragama," kata Ahmad.
Usbat Ganjar Kabupaten Deli Serdang ingin seluruh program tersebut diterapkan pada tingkat Nasional, sehingga paham radikalisme, intoleransi, serta terorisme bisa dikikis dari Bumi Pertiwi.
0 Komentar