Rekam jejak buruk Anies Baswedan selama lima tahun memimpin DKI Jakarta hampir mirip dengan rayap. Anies kerja dengan senyap dalam menggerogoti APBD DKI Jakarta. Rekam jejak Anies pun semakin membuat rakyat DKI muak.
Setiap tahun Anies selalu menggerogoti triliunan APBD Jakarta, namun tanpa hasil pembangunan yang tak memebrikan manfaat kepada rakyat Jakarta. Semua pembangunannya hanya bertujuan untuk menyerap anggaran di DKI.
Tidak ada ada rekam jejak yang patut dibanggakan dari Anies. Tak ada yang genuine, karena hanya memodifikasi program Ahok.
Salah satu contohnya aja adalah Pembangunan transportasi terpadu di Jakarta , program ini sebenarnya sudah dilakukan era Gubernur Ahok alias Basuki Tjahaya Purnama dengan sangat berhasil.
Bagi warga Jakarta, jejak digital Ahok bangun transportasi terintegritas masing dalam ingatan.
Bagaimana transportasi umum, seperti KWK, Metromini dan Mikrolet dipaksa untuk tampil layak, nyaman dan aman. Lalu bekerja dalam satu sistem di bawah Pemprov DKI dengan istilah, "Dibayar Per kilometer".
Namun, Anies Baswedan Cuma mampu mengklaim gagasan Ahok dengan tanpa malu dan harga diri. Kerja senyap yang dibanggakan Anies hanya jadi rayap gerogoti APBD DKI. Selama di Jakarta, Anies menutup transparansi penggunaan E-Katalog yang digagas Ahok untuk leluasa gerogoti APBD. Karena Anies adalah rayap.
0 Komentar