Program inovatif Lapak Ganjar lagi-lagi membawa manfaat untuk rakyat. Program inisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini sukses membuat usaha sirup Daker (Daun Karsen) yang digeluti Kami Hartati perlahan bangkit.
Kami, Pemilik UMKM asal Kabupaten Kendal ini mengakui usahanya sempat dibilang hidup segan mati tak mau karena efek Pandemi Covid-19. Setelah dipromosikan oleh Ganjar omzet penjualan usahanya jadi meningkat.
“Alhamudulilah dengan diikutsertakan Haryo Industri dalam program Lapak Ganjar, omzet penjualan meningkat. Yang mula-mula pada saat pandemi itu boleh dikatakan hidup segan mati tak mau, ada program itu (Lapak Ganjar) kita mulai menggeliat,” kata Kami.
Bahkan, usahanya perlahan mulai mengalami peningkatan produksi dan penjualan. Pasar mulai terbuka luas, bahkan pemasaran sirup menjangkau hingga DKI Jakarta, Bandung (Jabar), Jawa Timur, dan daerah lainnya.
“Yang terbanyak adalah DKI Jakarta dan Bandung. Di daerah Jawa Barat dan Jakarta. Justru di Jawa Tengah ini kurang, padahal kita produksi di Jateng tapi belum begitu memasyarakat,” katanya.
Kami mengenalkan sekilas produknya Sirup Daker merupakan salah satu produk dari Haryo Industri, yang selama ini memproduksi berbagai aneka herbal sirup menyehatkan bagi masyarakat.
Pihaknya telah melakukan uji klinis dan hasilnya menunjukkan hal yang positif. Sirup Daker membantu mengendalikan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Ada varian sirup meliputi original, jahe, mint, dan rasa kencur.
Dia juga memproduksi aneka minuman jamu dengan selera para milenial, mulai dari minuman dongkel (godong kelor), latte campuran rempah dengan susu sapi murni. Di samping itu juga serbuk minuman wedang dongkel, serbuk curcuma, kopi dahsyat yaitu kopi, daun sirsat campur rempah, kombucha, hingga fermentasi buah nanas.
“Semuanya bermanfaat bagi kesehatan, serta
minuman seruni yang bagus untuk program diet. Produk saya sudah PIRT dan halal.
Program pemerintah memudahkan izin PIRT dan halal. Saat ini proses mendapatkan
izin edar,” tutupnya.
0 Komentar