INI DIA STRATEGI GANJAR MANFAATKAN DICABUTNYA PPKM UNTUK OPTIMALKAN WISATA !

 


Ganjar Pranowo akan terus menggalakkan dan mengoptimalkan potensi wisata di Jateng. Terlebih setelah pemerintah resmi mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ganjar mengatakan ekonomi akan digerakkan kembali, ia sudah berdiskusi dengan bupati, walikota, pelaku wisata untuk menghidupkan lagi sektor pariwisata.

Dilanjutkan Ganjar, sejumlah agenda yang sedang digodok Pemprov Jateng beserta jajaran pemkab dan pemkot untuk tahun ini antara lain memperbanyak event seperti konser musik, karnaval dan pameran.

Salah satunya yang telah masuk kalender event Jateng yaitu penampilan band rock kawakan asal Inggris, Deep Purple yang dijadwalkan tampil di Solo pada Maret 2023 mendatang.

"Event ini juga akan bisa memperngaruhi atau merangsang orang untuk datang. Apakah konser musik, apakah karnaval, apakah pameran, maka ini menurut saya penting untuk didorong," jelas Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga menyatakan akan memaksimalkan potensi wisata religi yang ada di Jateng, seperti Masjid Agung Demak, Sam Poo Kong Semarang hingga Candi Borobudur Magelang.

Kabid Pemasaran Disporapar Jateng Setyo Irawan memaparkan, jumlah wisatawan yang datang ke Jateng didominasi wisatawan nusantara (wisnus)  Sementara wisatawan mancanegara (wisman) menempati urutan kedua. Tercatat, wisnus yang berkunjung mencapai 44.949.504 orang dan wisman sebanyak 144.429 orang.

Irawan menambahkan, jumlah ini menjadi yang terbesar sejak pandemi Covid-19 melanda. Di tahun 2020 dan 2021, capaian kunjungan wisatawan rata-rata hanya sekitar 22 juta lebih, baik wisman dan wisnus. Sementara tahun 2019 kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 58 juta orang.

Kunjungan wisatawan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2022 mencapai 45.093.933 orang. Angka itu melewati target Jateng yakni 11.530.429 wisatawan. Capaian tahun 2022 setara 291 persen dari angka yang ditargetkan.

Posting Komentar

0 Komentar