Sebuah video kembali beredar di media sosial memperlihatkan aksi Yohanies Baswedan saat ditanya oleh Presiden ILC, Karni Ilyas, soal Formula E dan sumur resapan yang merupakan programnya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Video Yohanies yang berdurasi 1 menit 23 detik tersebut diunggah oleh seorang netizen melalui akun Twitter @Midjan_La_2 pada Minggu (15/1/2023). Awalnya, Karni Ilyas menyinggung kritikan bertubi-tubi kepada Anies soal Formula E dan sumur resapan.
Saat Karni Ilyas meminta penjelasan, Anies kemudian mengawali jawabannya dengan permasalahan yang ada di masyarakat, seperti biaya hidup, lapangan pekerjaan, dan sebagainya.
Wan Abud mengatakan, “Iya, jadi begini. Kalau kita bicara tentang masalah yang ada di masyarakat, maka kita akan melihat kondisi masyarakat dan hajat hidup mendasarnya. Kalau tanya pada keluarga-keluarga di Jakarta ‘apa persoalan paling dasar?’, mereka akan menjawab biaya hidup yang tak terjangkau.”
“Yang kedua, lapangan pekerjaan. Kemudian, persoalan apa lagi yang mereka akan nyatakan? Mereka akan menyatakan tentang kesehatan, tentang pendidikan,” sambungnya menandaskan.
Setelah itu, Anies mengatakan kalau pihaknya fokus kepada masalah-masalah tersebut. Tak hanya itu, ia bahkan menyebutkan soal pembicaraan di media sosial.
“Kami akan fokus pada masalah-masalah yang senyatanya menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pembicaraan sosial media akan sangat ditentukan oleh mereka yang memiliki jumlah pengikut,” pungkasnya.
Setelah pernyataan tersebut, kemudian muncul cuplikan video seorang wanita yang tampak tertawa seolah sedang menertawakan pernyataan Anies.
Dalam video itu juga terdapat narasi yang tertulis, “Di tanya apa! Jawabnya apa! SANGAT MEMBANGGONGKAN lebih lucu dari pada baggong. Bolot lucu masih lucu wan aibon.”
“Akaj gnubmes awab kolog,” tulisnya saat mengunggah video Anies tersebut, dikutip Populis.id dari cuitan akun @Midjan_La_2 pada Senin (16/1/2023).
Cuitan yang telah dilihat lebih dari 42.000 kali itu kemudian menimbulkan berbagai macam reaksi dari netizen.
“Ditanya formula e sm sumur got ehhhh jawabnya lari kemaneee,” imbuh @wawamo****.
“Tolong omong yohanes ...omonge ojo kedhuwuren, ndak kesampluk montor mabur,” kata @die****.
“Aku nggak mudeng, woi masalah resapan bukan jumlah pengikut sosial media,pusing awak,” jelas @Eksa****.
“Hahaha tanya apa jawabnya apa yg salah yang bertanya mungkin,” tutur @andymurdiya****.
Selain itu, masih ada berbagai macam komentar dari netizen dalam cuitan akun @Midjan_La_2 tersebut.
Ya begitulah Yohanies si Kang Ngibul. Setiap ditanya tentang "rekam jejak" kotornya selalu saja menjawab kemana-mana demi lari dari tanggungjawab.
Pemimpin itu menyelesaikan masalah bukan
mengelak dari masalah !
0 Komentar