DIPIMPIN PECATAN MENDIKBUD ALIAS ANIES BASWEDAN DKI JAKARTA JAWARA SOAL ANGKA PUTUS SEKOLAH TINGKAT SD LOH !

 


Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI)  Mohamad Guntur Romli menyindir keras Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sindiran itu untuk merespons data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menyebut angka putus sekolah di jenjang Sekolah Dasar (SD) di Jakarta adalah yang tertinggi di Indonesia.

Guntur Romli mengaku tidak kaget melihat data tersebut sebab Anies adalah pecatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dia menegaskan, Anies Baswedan memang dari dulu sudah tak serius mengurus pendidikan.

 “Ironi Jakarta punya gubernur pecatan Mendikbud? Saat jadi Mendikbud, Anies gagal mengurus pendidikan, makanya dipecat,” kata Guntur Romli.

Anak buah Giring Ganesha itu menyebut selama hampir lima tahun memimpin Jakarta, Anies Baswedan hanya fokus membangun Jakarta Internasional Stadium (JIS) dan Formula E. Anies lanjut Guntur Romli benar - benar mengabaikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jakarta.

“Kegagalan ini berlanjut saat jadi gub yg cuma sibuk ngurus JIS & Formula E krnanya pembangunan SDM diabaikan, sehingga angka putus sekolah murid SD di Jakarta tertinggi se-Indonesia #GubernurTerbodoh,” tulis Guntur mengakhiri cuitannya.

Adapun menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), DKI Jakarta memiliki angka putus sekolah murid SD terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 0,69%.

Kalimantan Utara menempati urutan kedua dengan angka putus sekolah murid SD sebanyak 0,42%. Disusul Gorontalo dan Papua Barat dengan angka putus sekolah masing-masing 0,31 0,30%.

Baca Juga: Terkuak Sudah, Ini Alasan Polda Metro Jaya Nggak Tahan Roy Suryo dalam Kasus Meme Stupa Borobudur, Ternyata Oh Ternyata

Kemudian Sulawesi Selatan memiliki angka putus sekolah murid SD sebesar 0,28%, diikuti Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua yang masing-masingnya 0,28%.

Bali tercatat sebagai provinsi dengan angka putus sekolah murid SD paling sedikit. Persentasenya hanya sebesar 0,04% pada pada tahun ajaran 2020/2021.

Posting Komentar

0 Komentar